6 SIFAT PERUBAHAN DALAM INOVASI

Setelah Anda pahami pengertian inovasi pada artikel sebelumnya, sekarang akan dibahas 6 (enam) sifat perubahan dalam inovasi, seperti yang telah dibahas sebelumnya yang dinamakan inovasi memiliki kategori antara lain ‘sesuatu’ yang baru atau orisinil, bisa berupa penemuan atau perubahan perbaikan, merupakan hasil dari kreatifitas, memberikan solusi dari suatu permasalahan dan memberikan nilai atau keuntungan. Inovasi secara tidak langsung menjadi sifat pembeda dari seseorang atau sebuah organisasi, karena selalu memikirkan dan mencari sesuatu yang berbeda untuk tercapainya efektifitas dan efisiensi, dengan peningkatan hasil dan keuntungan.

Dan mungkin sekarang terlintas di pikiran Anda, Jika inovasi adalah sebuah perubahan perbaikan, lalu apa saja yang bisa dikatakan sesuatu itu inovatif? Perubahan apa saja yang bisa dikatakan termasuk dalam inovasi? Karena tentunya perubahan perbaikan itu pun harus memenuhi kategori yang telah disebutkan diatas. Dengan begitu luasnya cakupan inovasi, maka disimpulkan oleh para ahli beberapa sifat perubahan yang terjadi dalam inovasi tersebut.

Inovasi Reframe Positive
[Continue reading…]

MANFAAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARYAWAN

Pada beberapa tahun belakangan, pelatihan dan pengembangan karyawan merupakan hal yang sangat dipikirkan oleh perusahaan. Beberapa perusahaan telah banyak melakukan berbagai cara untuk pelatihan dan pengembangan karyawan, dengan membuat berbagai pelatihan untuk setiap tingkatan jabatan, kewajiban dalam mengikuti pelatihan tertentu yang ditetapkan, sampai pada pelatihan luar ruang yang digabung dengan acara refreshing atau gathering bagi karyawannya.

Pentingnya pelatihan soft skill

Perusahaan memiliki divisi khusus yang mengonsep jenjang pelatihan yang wajib diikuti karyawan, atau pelatihan tambahan sebagai peningkatan kompetensi dan keterampilan secara profesional. ReFrame Positive memiliki layanan untuk perusahaan yang belum memiliki program pelatihan untuk karyawannya, kami akan membuatkan program pelatihan untuk semua jenjang jabatan selama setahun disesuaikan dengan kompetensi yang perlu ditingkatkan atau ditambahkan.

[Continue reading…]

MOTIVASI KARYAWAN

Motivasi karyawan menjadi perhatian dari management puncak suatu perusahaan, hanya perusahaan yang mempunyai pola pikir bahwa karyawan adalah asset lah yang memperhatikan perkembangan motivasi karyawan mereka. Perusahaan-perusahaan tersebut sangat memahami bahwa motivasi karyawan merupakan kunci yang menentukan dari kinerja individu, produktivitas kelompok, dan mempertahankan budaya kantor yang menyenangkan.

Beberapa perusahaan telah banyak melakukan berbagai cara untuk menjaga dan meningkatkan motivasi karyawan, bahkan ada yang memiliki divisi khusus yang mengonsep dan melakukannya. Berbagai cara melakukan motivasi karyawan kadang berhasil tetapi ada juga yang tidak sesuai atau terjadi perubahan seperti yang diinginkan perusahaan.

Pengertian Pelatihan Character Building

Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? motivasi karyawan adalah jauh dari ilmu pasti. Tidak ada formula rahasia, tidak ada cara menghitungnya, tidak ada lembar kerja untuk mengisi, kecuali hanya untuk mengetahui kondisi saat ini karyawan tersebut, dan dapat berubah-ubah tergantung dari suasana hatinya. Pada kenyataannya, sebetulnya motivasi dapat dilakukan sendiri oleh karyawan dan perusahaan hanya membantu memfasilitasi sehingga motivasi karyawan tersebut dapat dinaikkan. Beberapa karyawan mungkin dapat termotivasi hanya oleh uang atau karir. Lainnya mungkin menginginkan penghargaan atau pengakuan secara pribadi dari perusahaan ataupun leadernya untuk pekerjaan yang telah dilakukannya dengan baik. Ada juga karyawan yang termotivasi karena lingkungan kerja yang nyaman, aman dan kekeluargaan.

[Continue reading…]

MAKNA KOMUNIKASI

Makna komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator ke komunikan melalui saluran atau media dengan harapan mendapatkan umpan balik. Kemampuan dalam komunikasi ini adalah salah satu bentuk dari kecerdasan emosi (EQ, Emotional Quotient), banyak para psikolog percaya bahwa EQ memiliki kontribusi yang lebih besar untuk meraih sukses dalam kehidupan kita dibandingkan dengan kecerdasan otak (IQ, Intelligent Quotient). Menurut pendapat Daniel Goleman dalam bukunya Emotional Intelligence menyatakan bahwa Intelligent Quotient (IQ) hanya menyumbangkan sekitar 20% sementara Emotional Intelligence (EQ) memberi kontribusi sebesar 80% bagi kesuksesan kita.

Makna komunikasi adalah respon yang Anda dapat, jika respon yang diterima positif maka Anda berhasil melakukan komunikasi sesuai tujuan Anda, tapi jika respon yang diterima negatif berarti ada kesalahan dalam penyampaian informasi.

Informasi yang ingin disampaikan bisa berupa keinginan, ide, perasaan, fikiran atau pendapat kepada seseorang, jika gagal maka Anda harus menggunakan cara yang lain dalam mengomunikasikannya. Disinilah empati dan fleksibilitas sangat menentukan kesuksesan komunikasi. Semakin anda memahami intensi dari tiap orang, semakin mudah Anda mengenali cara yang paling tepat untuk mengomunikasikan pesan atau informasi tersebut kepadanya.

Makna Komunikasi

Ada lima elemen dasar yang dikemukakan oleh Harold Lasswell dalam proses komunikasi, elemen tersebut diistilahkan dengan “Who Says What in Which Channel to Whom with What Effect”.
Kelima elemen dasar tersebut adalah Who (sumber atau komunikator), Says What (pesan), in Which Channel (Saluran), to Whom (Penerima), with What Effect(Efek atau dampak). Lima elemen dasar dari komunikasi yang dikemukakan oleh Harold Laswell di atas akan bisa membantu para komunikator dalam menjalankan tugas mulianya.

Berhasil tidaknya suatu komunikasi tergantung dari kelima elemen dasar tersebut. Bagaimana komunikator bisa mempengaruhi komunikannya, sehingga bisa bertindak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh komunikator, bahkan bisa merubah sikap dan perilaku dari komunikan tersebut.

Makna Komunikasi dalam Keterampilan Komunikasi

Keterampilan komunikasi seperti ini difasilitasi oleh ReFrame Positive dalam program training communication skill, dimana Anda akan dilatih untuk memperhatikan karakter komunikator, isi pesan, saluran yang bagaimana yang akan bisa merubah sikap dan perilaku komunikan, serta perubahan yang bagaimana yang diharapkan dari proses komunikasi tersebut.

Dalam mendapatkan makna komunikasi yang terjadi dalam proses komunikasi salah satunya perlu mengetahui karakterisitik dari teman bicara Anda, yaitu antara lain bagaimana dan siapa dia, latar belakangnya dari tingkat pendidikan, keluarga, suku, agama dan bahkan aliran politik dan partainya, dimana dia bekerjanya, jabatan dan posisinya, dan masih banyak lagi yang perlu diketahui dari informasi pribadi teman bicara Anda.

Karakterisitik ini perlu diketahui untuk mendapatkan makna komunikasi, dan lebih mendekatkan serta memudahkan Anda sebagai awal dari pertemuan, membuka pembicaraan, dan agar Anda tidak salah dalam mengambil topik pembicaraan atau memainkan guyonan dan humor ketika proses komunikasi, sehingga respon yang Anda dapat pun dapat sesuai dengan tujuan komunikasi.

ANTUSIASME DALAM BEKERJA

Antusiasme dalam bekerja di dalam keseharian seorang karyawan, kadang terjadi naik turunnya semangat dari karyawan tersebut, disebabkan hal-hal yang dapat diketahui ataupun tidak dan bisa terjadi tiba-tiba, yang secara langsung maupun tidak langsung dapat menurunkan kinerja dan pelayanan atau produksi dari perusahaan.

Manusia membutuhkan semangat dan perasaan antusias bukan hanya supaya mereka dapat terus-menerus bekerja, tetapi juga akan membuat mereka melakukan pekerjaan mereka dengan sukacita. Dengan antusiasme dalam bekerja yang tinggi dari karyawan, maka akan memberikan energi positif yang besar kepada tim dan rekan-rekan di tempat kerjanya. Ketika masalah serta tantangan dalam pekerjaan semakin besar, maka pada akhirnya, yang akan tersisa hanyalah orang-orang dengan antusiasme tinggi. Mengapa? Karena merekalah yang mampu menanggung segala kesulitan dan masalah yang terjadi dalam hidupnya.

Nothing great was ever achieved without enthusiasm.
(Ralph Waldo Emerson – American Poet, Lecturer and Essayist, 1803-1882)

[Continue reading…]